Senin, 04 November 2013

TULISAN 7



Timbal Balik Mahasiswa dan Masyarakat Atau Pedagang di Lingkungan Sekitar Kampus

29 Oktober 2013 | 22:30 WIB

Setelah para siswa menemouh pendidikan mengeah atas, banyak yang melanjutkan ke tinggkat yang lebih tinggi (D3/S1), namun tidak semua wilayah di Indonesia ini memiliki perguran tinggi. Dan, banyak pula lulusan-lulusan dari SMA ini yang mengincar perguruan-perguruan tinggi yang unggul yang tidak bertempat didaerah darimana mereka berasal.

Sehingga setelah para lulusan SMA ini dinyatakan diterima di terima diperguruan tinggi pilihan, dan mereka berkeputusan untuk mengambil kursinya”, banyak dari mereka yang memilih kost dikarena kan keadaan yang tidak memungkinkan untuk pulang – pergi ke daerah asalnya.

Keadaan seperti ini membuat mahasiswa membutuhkan tempat untuk tinggal,dan lalu diikuti kebutuhan-kebutuhan lainnya, baik itu kebutuhan sehari-hari maupun kebutuhan tugas dariperkuliahan. Pntanya, banyak masyarakan yang melihat situasi ini sebagai suatu kesempatan untuk memperoleh keuntungan. Banyak dari masyarakat yang kemudian menyediakan fasilitas-fasilitas yang dibutuhkan oleh mahasiswa. Jadi sebenarnya, dengan keadaan seperti ini ada timbal balik antara mahasiswa dan masyarakat setempat.

Fasilitas utama yang diberikan masyarakat adalah tempat tinggal, baik itu dalam bentuk dalam rumah ataupun sepetak kamar yang disewakan. Dan aa juga masyarakat yang menjadi penjaga rumah/tempat kost yang pemiliknya tidak tinggal dalam tempat yang sama yang disewakan. Selain itu banyak juga masyarakan  yang berjulan makanan. Disetiap lingkungan perkuliahan pasti pedagang makanan itu tidak akan sulit dijumpai. Dari yang sekedar jajanan kecil hingga makanan berat. Selain itu banyak juga masyarakan yang menyediakan peralatan tulis dengan segala fasilitasnya, seperti fotocopy, laminating, jilid dan lain-lain. dan contoh lainnya ada juga masyarakan yang akan menyediakan fasilitas warnet, toko baju, alat kecantikan, toko sepatu, kios handphone, dan laim-lain.

Dari fasilitas-fasilitas diatas, maka para mahasiswapun tidak perlu kebingungan untuk memenuhi kebutuhannya selama tinggal di liingkungan perkuliahan. Untuk tempat tinggal mahasiswa bisa menyesuaikan dengan budget yabg dimiliki. Bragam harga tempat kost ditawarkan, mulai dari yang sangat terjangkau sampai yang cuukup mahal. Untuk makanan, mahasiswa juga tidak perlu khawatir banyak pedagang makanan berjualan ditiap waktunya. Lalu untuk tugas-tugas perkuliahan mahasiswa juga terfasilitas dengan adanya kios-kios alat tulis.

Keuntungannya untuk masyarakat setempat, yang tinggal di lingkungan sekitar perkuliahan adalah, masyarakan menjadi mempunya mata  pencarian. Itu sangat membantu sekali mengingat perguruan tinggi memang biasanya didirikan ditempat asalnya kurang ramai, yang masyarakat sekitarnya sekitarnya berstatus menengah kebawah. Dari mendapat mata pencaharian tersebut merekan mejadi bisa mendapat penghasilan yang kemungkinan besar lebih dari cukup dan tetapi dengan dalam jangka watu yang sangat lama. Dari penghasilan tersebut, masyarakan dapat memenuhi kebutuhann hidupnya dan keluarga.

Analisis         :
Menurut saya, jadi keberadaan pedagang disekitar kampus membuat mahasiswa merasa
Terfasilitasi dengan barang atau jasa yang diberikan. Sebaliknya, mahasiswa yang
memberikan  balasan jasa dan barang dari masyarakat dapat menguntungkan sang pedagang.
Jadi bisa dikatakan hubungan timbale balik yang positif

Sumber          :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar